September 2nd, 2010 by sekjen
Bagikan

Judul diatas bukan mengada-ngada. Jika Anda ikhlas, insya Allah terwujud. Jangan lepas kesempatan mendapatkan rumah untuk Anda di dunia dan sekaligus mendapatkan bangunan untuk Anda sendiri di surga. Kenapa?
Rumah murah yang ditawarkan merupakan hasil sedekahnya dari seorang dermawan kepada Asuh Umat Foundation (AUF). Kini AUF mempunyai hak pengelolaan dari rumah yang berlokasi di Sumedang tersebut dan bermaksud melepasnya/ menjualnya kepada umum.
Dengan hasil dari penjualan rumah yang di beli oleh Anda itu, akan AUF alihkan dananya untuk pembebasan tanah & pembangunan Sasana Sahabat Quran (Pesantren Al-Quran dan Pusat Dawah Islam) di Cihanjuang, Cimahi / Kab. Bandung Barat.
Beli segera dengan harga terbaik! Rumah potensial di Jalan Citunggulhideung, Desa Ciptasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat.
July 12th, 2010 by sekjen
Bagikan

Alhamdulillah, untuk pertama kalinya Rumah Belajar Sahabat Quran (RBSQ) Asuh Umat Foundation mengadakan kegiatan MASSCOUT pada hari Senin hingga Sabtu, 5-10 Juli 2010.
Kegiatan MASSCOUT dalam rangka program mengisi liburan anak SD diakui oleh orang tua peserta telah memberikan efek positif terhadap anak mereka. Diantaranya mengajak bahkan memaksa orangtua sholat berjamaah bersama anaknya di rumah. Sementara itu anak juga mulai memahami apa yang penting dan apa yang dibutuhkan untuk dirinya. Disamping itu, frekuensi semangat anak tidak menurun drastis ketika awal masuk sekolah karena sudah diisi waktunya dengan kegiatan MASSCOUT ini.
MASSCOUT sendiri merupakan kegiatan multi manfaat yang menggabungkan konsep ekstrakulikuler sekolah seperti Kelompok Ilmiah Remaja, Gerakan Pecinta Alam, Seni, Rohani Islam dan Pramuka.
Diakhir acara anak-anak peserta MASSCOUT dari 3 sekolah ini mengikuti kemah di Paku Haji. Menakjubkan, anak-anak disuguhi beragam aktivitas yang mengasikkan dan baru bagi mereka. Lihat foto-foto kegiatannya, klik di sini.
Kedepan MASSCOUT bisa diselenggarakan lebih luas lagi untuk anak sekolahan di tinggkat selanjutnya seperti SMP dan SMA. Semoga lebih banyak yang terdorong untuk berpartisipasi meningkatkan kualitas generasi muslim.
by Sekjen AUF, Agus Ridwan Sopari
June 12th, 2010 by sekjen
Bagikan
London (ANTARA) – Putera Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran Charles mengakui, mengikuti prinsip-prinsip spiritual Islam akan dapat menyelamatkan dunia.
Hal itu disampaikan Pangeran Charles dalam pidatonya yang bertema “Islam and the Environment” di gedung Sheldonian Teater, Universitas Oxford, Oxford, Inggris, demikian dilaporkan harian terkemuka Inggris Daily Mail, Kamis.
Dalam ceramahnya selama satu jam di hadapan para sarjana studi Islam di Oxford, Pangeran Charles berargumen bahwa kehancuran manusia dunia terutama bertentangan dengan Islam.
Untuk itu ia mendesak dunia untuk mengikuti prinsip-prinsip spiritual Islam untuk melindungi lingkungan.
May 21st, 2010 by sekjen
Bagikan

Qs.5 Maa’idah:97. Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia.
Astronout Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari Planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ???”
Para Astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada masalah tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
April 11th, 2010 by sekjen
Bagikan
Mengajarkan Al-Quran kepada anak adalah hal yang paling pokok dalam Islam. Dengan hal tersebut, anak akan senantiasa dalam fitrahnya dan di dalam hatinya bersemayam cahaya-cahaya hikmah sebelum hawa nafsu dan maksiat mengeruhkan hati dan menyesatkannya dari jalan yang benar.
Para sahabat nabi benar-benar mengetahui pentingnya menghafal Al-Quran dan pengaruhnya yang nyata dalam diri anak. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mengajarkan Al-Quran kepada anak-anaknya sebagai pelaksanaan atas saran yang diberikan Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadits yang diriwayatkan dari Mush’ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash,
”Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya”.
(HR. Bukhari).
Sebelum kita memberi tugas kepada anak-anak kita untuk menghafal Al-Quran, maka terlebih dahulu kita harus menanamkan rasa cinta terhadap Al-Quran. Sebab, menghafal Al-Quran tanpa disertai rasa cinta tidak akan memberi faedah dan manfaat. Bahkan, mungkin jika kita memaksa anak untuk menghafal Al-Quran tanpa menanamkan rasa cinta terlebih dahulu, justru akan memberi dampak negatif bagi anak. Sedangkan mencintai Al-Quran disertai menghafal akan dapat menumbuhkan perilaku, akhlak, dan sifat mulia.
April 10th, 2010 by sekjen
Bagikan
Penelitian seorang Maestro Dr. Ahmad Al-Qadhiy (United States of America)
Ada menyeruak perhatian yang begitu besar terhadap kekuatan membaca Al-Qur’an, dan yang terlansir di dalam Al-Qur’an, dan pengajaran Rasulullah. Dan sampai beberapa waktu yang belum lama ini, belum diketahui bagaimana mengetahui dampak Al-Qur’an tersebut kepada manusia. Dan apakah dampak ini berupa dampak biologis ataukah dampak kejiwaan, atakah malah keduanya, biologis dan kejiwaan.
Maka, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kami memulai sebuah penelitian tentang Al-Qur’an dalam pengulangan-pengulangan “Akbar” di kota Panama wilayah Florida. Dan tujuan pertama penelitian ini adalah menemukan dampak yang terjadi pada organ tubuh manusia dan melakukan pengukuran jika memungkinkan. Penelitian ini menggunakan seperangkat peralatan elektronik dengan ditambah komputer untuk mengukur gejala-gejala perubahan fisiologis pada responden selama mereka mendengarkan bacaan Al-Qur’an.
Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:
• Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
• Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
• Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.
Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris.
Dan pada setiap kelompok ini diperoleh data adanya dampak yang bisa ditunjukkan tentang Al-Qur’an, yaitu 97% percobaan berhasil menemukan perubahan dampak tersebut. Dan dampak ini terlihat pada perubahan fisiologis yang ditunjukkan oleh menurunnya kadar tekanan pada syaraf secara sprontanitas. Dan penjelasan hasil penelitian ini aku presentasikan pada sebuah muktamar tahunan ke-17 di Univ. Kedokteran Islam di Amerika bagian utara yang diadakan di kota Sant Louis Wilayah Mizore, Agustus 1984.
April 10th, 2010 by sekjen
Bagikan
Begitu banyak keistimewaan yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an. Selain mengandung catatan kebenaran masa lalu dan yang akan datang Al-Qur’an juga menyimpan keajaiban keajaiban lain.Satu catatan kajian yang dilakukan oleh seorang cendekiawan Islam dari Ikhwanul Muslimin, Dr. Tariq Al-Suwaidan, didapati bahwa terdapat beberapa “keajaiban” statistik di dalam Al-Quranul Karim. “Keajaiban” itu adalah terkait dengan keseimbangan antara perkataan dan bilangan.Contohnya begini, “dunia” kebalikannya adalah “akhirat”. Nah ternyata, di dalam al-Qur’an jumlah kata “dunia” dan “akhirat” itu sama persis, yakni 115 kata.
Contoh lain simak di bawah ini :
* Al-Malaikat (malaikat) 88 kata, al-Syayateen (setan) juga 88 kata.
* Al-Hayat (kehidupan) 145 kata, al-Maut (kematian) juga 145 kata.
* Al-Rajul (lelaki) 24 kata, al-Mar’ah (perempuan) juga 24 kata.
* Al-Shahru (bulan) 12 kata, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.
* Al-Yauum (hari) 365 kata, sama dengan jumlah hari dalam satu tahun.
* Al-Bahar (lautan) 32 kata, sedangkan al-Barr (daratan) ada 13.
April 10th, 2010 by sekjen
Bagikan
AgusRidwanSopari.com ~ Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya sore. Pada hari ini Anda hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan kejelekannya, dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang.
Kawan-kawan yang excellent. Hari ini dengan mataharinya yang menyinari Anda, adalah hari Anda. Umur Anda hanya sehari. Karena itu anggaplah rentang kehidupan Anda adalah hari ini saja, seakan-akan Anda dilahirkan pada hari ini dan akan mati hari ini juga. Saat itulah Anda hidup, jangan tersangkut dengan gumpalan masa lalu dengan segala keresahan dan kesusahannya, dan jangan pula terikat dengan ketidakpastian-ketidakpastian di masa yang penuh dengan hal-hal yang menakutkan serta gelombang yang sangat mengerikan. Hanya untuk hari sajalah seharusnya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras.
Pada hari ini Anda harus mempersembahkan kualitas shalat yang khusyu’, bacaan Al-Quran yang sarat tadabbur, dzikir yang sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada jiwa dan raga, serta bersikap sosial terhadap sesama.
Hanya untuk hari ini saja, saat mana Anda hidup. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar membagi setiap jamnya. Anggaplah setiap menitnya sebagai hitungan tahun, dan setiap detiknya sebagai hitungan bulan, saat-saat dimana Anda bisa menanam kebaikan dan mempersembahkan sesuatu yang indah. Beristighfarlah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada- Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan nanti, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebaha-giaan. Terimalah rezeki yang Anda dapatkan hari ini dengan penuh keridhaan: Istri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan posisi Anda.
April 10th, 2010 by sekjen
Bagikan
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
Dalam ayat ini ada beberapa hikmah dan rahasia serta maslahat untuk seorang hamba. Karena sesungguhnya jika seorang hamba tahu bahwa sesuatu yang dibenci itu terkadang membawa sesuatu yang disukai, sebagaimana yang disukai terkadang membawa sesuatu yang dibenci, iapun tidak akan merasa aman untuk tertimpa sesuatu yang mencelakakan menyertai sesuatu yang menyenangkan.
Dan iapun tidak akan putus asa untuk mendapatkan sesuatu yang menyenangkan menyertai sesuatu yang mencelakakan. Ia tidak tahu akibat suatu perkara, karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta”ala mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh hamba. Dan ini menumbuhkan pada diri hamba beberapa hal:
1. Bahwa tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hamba daripada melakukan perintah Allah Subhanahu wa Ta”ala, walaupun di awalnya terasa berat. Karena seluruh akibatnya adalah kebaikan dan menyenangkan, serta kenikmatan-kenikmatan dan kebahagiaan. Walaupun jiwanya benci, akan tetapi hal itu akan lebih baik dan bermanfaat.
Demikian pula, tidak ada yang lebih mencelakakan dia daripada melakukan larangan, walaupun jiwanya cenderung dan condong kepadanya. Karena semua akibatnya adalah penderitaan, kesedihan, kejelekan, dan berbagai musibah.
April 10th, 2010 by sekjen
Bagikan
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Yunus, 10 : 64-65]
Doa dan Adab Tatkala Mengalami Kesedihan yang Mendalam
Kesedihan biasanya timbul karena beberapa faktor :
1. Kurangnya iman dan tawakkal kepada Allah
2. Usaha yang tidak atau belum berhasil
3. Kehilangan sesuatu yang amat dicintainya
4. Cita-cita yang tidak kesampaian
5. Banyaknya hutang yang sulit dibayar
6. Banyaknya tanggungan keluarga yang amat membebani dirinya
7. Terbelenggu orang lain
8. Ketinggalan dalam beramal saleh
9. Kesempatan yang telah disia-siakan
10. Merasa jauh dari Allah, dll.